Bukan Gimik, Ini Satu Keunikan dari Ban Khusus Mobil Listrik

Selamat datang The Factory Of English di Situs Kami!

Jakarta, 20 Desember 2023 – Seiring dengan popularitas mobil listrik, semakin banyak pula produsen yang mengembangkan suku cadang tambahan seperti ban untuk beradaptasi dengan era listrik. Bukan Gimik, Ini Satu Keunikan dari Ban Khusus Mobil Listrik

Ban mobil listrik memiliki sifat yang sangat berbeda dengan ban mobil biasa dan memiliki kelebihan tersendiri.

Iman Santoso, CEO Goodyear, mengatakan ban untuk kendaraan listrik dan kendaraan konvensional sangatlah berbeda, hal ini terlihat dari teknologi yang ada pada ban tersebut. Mitsubishi Evolution IX Saber Industries Siap Mendunia dengan Tampil di Jepang

Ban mobil listrik memerlukan teknologi yang berbeda karena pada mobil listrik tidak ada suara. Makanya kami usahakan ban tidak mengeluarkan suara, kata Iman di halte Tusari, Jakarta. Saat ditemui dia berkata, ang. VIVA Otomotif.

Ban yang tidak menimbulkan kebisingan juga berfungsi sebagai kenyamanan berkendara, imbuhnya.

Kemudian Iman mengatakan mobil listrik memiliki torsi lebih besar dibandingkan mobil konvensional.

Torsi mobil listrik juga sangat besar sehingga gripnya harus kuat. Karena torsi yang besar biasanya mubazir. Oleh karena itu, ban harus sangat awet, ujarnya.

Keunggulan lainnya adalah ban mobil listrik didesain khusus dengan mengutamakan efisiensi energi.

“Ban elektrik menggunakan low rolling resistance (LRR), sehingga ban jenis ini memiliki rolling force yang sangat kecil,” kata Iman.

Menurutnya, ban jenis low rolling resistance ini juga dapat menghemat daya baterai pada kendaraan.

Iman menambahkan, pastinya berbeda dengan ban mobil konvensional. Bukan Gimik, Ini Satu Keunikan dari Ban Khusus Mobil Listrik

“Ban kendaraan tradisional pada dasarnya memiliki hambatan gelinding yang sangat tinggi, sehingga hambatan ini juga tinggi dalam hal kehilangan energi.”

Sedangkan untuk perawatan ban, Iman mengatakan tidak ada bedanya namun perlu dilakukan pengecekan ban secara rutin. Prabowo ingin segera membangun pabrik ponsel di Indonesia untuk menjaga kemandirian teknologi. Prabowo Subianto bereaksi terhadap isu kedaulatan teknologi di Indonesia yang mengancam impor ponsel mencapai Rp 30 triliun pada tahun 2023. The Factory Of English 4 Februari 2024